Nyambung artikel “The Power of Surat Pembaca”, Surat Pembaca saya sudah dapat tanggapan di harian Kompas tanggal 10 September 2008 lalu. Ini nih:
Santunan Klaim Telah Diterima
Menanggapi surat Ibu Ratih Kumala di Kompas (28/8) ”Nasabah Bumiputera Disalahkan”, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan layanan yang diterima dari petugas di kantor Cabang Solo Gladag. Polis orangtua Ibu Ratih (Nomor: 2000341973 atas nama Ibu Badriah dengan tertanggung almarhum Harris Fadilla) dalam status lapse (tidak aktif membayar premi) saat tertanggung meninggal dunia sehingga sesuai dengan ketentuan klaim dibayarkan sebesar uang pertanggungan bebas premi.
Proses klaim sudah dibicarakan pada 12 Agustus 2008, tetapi ahli waris menolak dengan alasan bahwa ketidakaktifan polis karena premi tidak tertagih petugas Bumiputera. Berdasarkan syarat umum polis (Pasal 5 Ayat 3) tentang pembayaran premi disebutkan: ”Jika karena sesuatu hal penagihan premi tidak dilakukan tepat waktunya oleh Badan (dalam hal ini Bumiputera), tidak membebaskan kewajiban pemegang polis untuk membayar premi kepada Badan.”
Pihak kami telah menemui Ibu Badriah sebagai ahli waris agar kembali dan sepakat dengan penghitungan santunan klaim. Santunan tersebut telah diterima oleh Ibu Bardiah pada tanggal 28 Agustus 2008. Kepada pemegang polis/nasabah Bumiputera jika memiliki pertanyaan/keluhan terkait layanan Bumiputera di lapangan agar menghubungi Halo Bumiputera di telepon 0800- 188-1912, atau melalui e-mail: komunikasi@bumiputera.com.
Ana Mustamin
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan AJB Bumiputera 1912
Sejujurnya, pengennya sih saya balas lagi. Tapi…, hhhhmmmm… sekali lagi: karena ibu saya berusaha ngayem2i saya, ditambah pula dengan kalimat, “ini bulan puasa, harus saling memaafkan” (gubrak!), jadilah -seperti biasa- saya harus kembali mengalah.




